Rilis Pers

Bupati Sergai Hadiri Diskusi dan Silaturahmi FITRA Bersama “ Woman March “

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman didampingi Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman menghadiri acara Diskusi dan Silaturahmi dengan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Sumatera Utara (FITRA Sumut) bersama “ Woman March “ di Theme Park Resort Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (5/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soekirman menyampaikan apresiasi kepada para aktivis, akademisi dan penggiat pemberdayaan pada pertemuan hari ini. “ Dengan banyaknya hal yang dapat kita ambil dipertemuan ini, saya berharap dapat kita manfaatkan sehingga menambah ilmu pengetahuan maupun menambah pertemanan, “ ujar Bupati.

Kemudian Soekirman mengisahkan, pada pertemuan dengan International Republican Institute (IRI) pada bulan lalu yang menyampaikan paparan berjudul “Menimbang Reformasi di Indonesia”. Bupati melihat terdapat gejala banyaknya wrong man on the right place. Hal ini yang membuat kita sangat prihatin dengan banyaknya orang yang tidak tepat pada posisi yang sangat penting bagi orang banyak. Oleh karenanya, modal kita saat ini adalah pluralisme, toleransi, trust (kepercayaan masyarakat) dan sustainable (keberlanjutan program), ujarnya.

Sedangkan terkait tentang Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan “ Rumah Aman”, hal ini selalu menjadi perhatian kami sebagai pemerintah daerah, namun persoalannya sebagai lembaga pemerintah tidak dapat berjalan dan mengambil keputusan sendiri, ada legislatif yang juga berperan besar dalam mewujudkannya.

“ Dengan demikian, usulan dari pertemuan ini akan segera kami tindaklanjuti dengan sebaik-baiknya dan agar kita terus berkomunikasi dan bersilaturahmi sehingga bisa kita wujudkan segala yang kita bahas dan sepakati bersama,” ungkap Soekirman.

Bupati menyebut, saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) telah menjalankan program pelayanan perlindungan terhadap anak dan perempuan. Memang saat ini kita masih belum memiliki kantor yang tetap dan representatif khusus untuk kantor P2TP2A dan Rumah Aman.

Hal ini karena anggaran pemberdayaan perempuan dirasa cukup, maka masukan dan saran dari pertemuan ini akan sangat kami harapkan dalam rangka pelaksanaan program pemerintah daerah yang sesuai harapan dan rencana. Dengan semakin besarnya anggaran maka akan semakin besar pula perhatian Pemkab Sergai pada program pemberdayaan perempuan dan Pengarusutamaan Gender, tandas Bupati Soekirman.

Sementara itu, Rurita Ningrum dari FITRA Sumut menyampaikan apresiasi kinerja jajaran Pemkab Sergai khususnya DP2KBP3A melalui kegiatan Kampung KB. Pada pertemuan ini kita akan saling berbagi dan berkembang bersama melalui momen Hari Perempuan Internasional setiap bulannya. “ Kami konsen dalam hal ingin berkolaborasi mewujudkan Sergai Bebas Sampah Plastik dan Perempuan Berdayaguna.

Dari perbincangan santai ini kita ingin hasilnya agar mendapatkan kesepakatan bersama tentang perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta solusi atas permasalahan sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan. “ Poin yang sudah dibahas antara lain butuh komitmen Pemkab Sergai terkait kantor P2TP2A dan Rumah Aman guna menampung aspirasi perempuan yang mengalami KDRT atau masalah rumah tangga lainnya,” terangnya.

Rurita menyampaikan kepada para aktivis, akademisi dan OMS dipersilahkan membuat dan menjalankan program bagi masyarakat Sergai. Sebagai daerah, Sergai akan sangat memudahkan bagi OMS sebab sebelum para OMS melaksanakan programnya, daerah ini telah membantu 30% program tersebut berjalan karena Bupati dan masyarakatnya sudah terbiasa dan siap untuk hal tersebut.

Kemudian juga mengapresiasi Pemkab Sergai terhadap implementasi aplikasi LAPOR yang telah dijalankan dengan baik dengan segera ditindaklanjutinya laporan masyarakat tentang fasilitas pendidikan yang rusak. FITRA sebagai pelopor penggunaan aplikasi Lapor di Sumut merasa bangga atas hal tersebut dan berharap daerah lain dapat melakukan hal yang sama, pungkasnya.

Sedangkan Feryanto dari Komisioner Komnas Perempuan RI menyampaikan maksud ingin memperkuat P2TP2A serta Rumah Aman melalui sinergi bersama pemerintah daerah yang memiliki kepentingan terhadap perlindungan kekerasan pada perempuan serta pemberdayaannya.

Sergai merupakan daerah pertama sebagai Komisioner Komnas Perempuan. Saya berharap di lima tahun mendatang akan lebih banyak kawan-kawan muda untuk mengisi lembaga negara seperti Komnas Perempuan ini. “ Tidak semata hanya kemampuan sendiri akan tetapi lebih kepada pemikiran dan gerakan bersama untuk Perempuan Indonesia Berdayaguna dan Terlindungi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lely Zailani dari Hapsari mengutarakan bahwa secara identitas hari ini ada dalam sebuah forum yaitu “ Women March “ yang mewadahi isu-isu gerakan perempuan untuk visi Indonesia yang Aman, Ramah dan nyaman untuk perempuan. “Pertemuan ini ingin membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dimana kita bekerja dengan fokus menjadikan Sumut yang aman, ramah dan nyaman untuk perempuan,” katanya.

Penghargaan kepada Pemkab Sergai yang telah sangat terbuka menjadikan Layanan Berbasis Komunitas (LBK) sebagai program inovasi desa yang telah diapresiasi oleh pemerintah pusat.

Lely Zailani berharap agar kolaborasi antara Hapsari dan semua pihak termasuk pemerintah daerah terus terjalin dengan mengedepankan kepedulian kepada perempuan guna mengejar target membawa pulang kembali Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang telah diraih tahun-tahun sebelumnya.

“ Mari kita mulai belajar sinergitas antara pemerintah, media, perguruan tinggi, OMS dan elemen lainnya yang akan terus dimaksimalkan antara lain dengan sering melakukannya silaturahmi dan dialog seperti hari ini sehingga tujuan akan dapat kita capai bersama,” tukasnya.

Hadir juga dalam acara, para aktivis, akademisi, Penggiat Pemberdayaan Perempuan yang tergabung dalam Woman March, Kepala DP2KBP3A Dasril, SKM, Inspektur H. Gustian, Ak, CA, MM, perwakilan Dinas PMD, peserta dan para undangan. MC Sergai/vivi

Komentar Dinonaktifkan pada Bupati Sergai Hadiri Diskusi dan Silaturahmi FITRA Bersama “ Woman March “